SELAMAT DATANG DI WEB BANK PADMA
Online Yahoo Messenger
Customer Service Online

Bank Padma pusat  

Telp.0361-722999  

Fax : 0361-727676    

Bank Padma Gianyar    

Telp.0361-949324  

Fax : 0361-951324

Bank Padma Tabanan

Telp.0361-812385  

Fax : 0361-812184    

Bank Padma Singaraja

Telp.0362-29013  

Fax : 0362-25725

Kantor Kas Pasa Badung

Telp.0361-264180

Email ; info@bankpadma.com , padma_bank@yahoo.com

 

  Bank Padma juga memberi layanan WESTERN UNION , Dalam hitungan detik uang langsung anda terima ditempat.

 

Produk Bank Padma

Produk

Edukasi dan Literasi Perbankan

Hit Counter

 .

Pindah Kantor Kas

Kantor Kas BANK PADMA pindah ke Jl. Gajh Mada 134, Denpasar

selengkapnya...

Tue, 30 May 2017 @14:10

Perayaan HUT ke-12 PT. BPR PADMA

TINGKATKAN PERAN PERBANKAN DALAM MELAYANI UMKM

selengkapnya...

Tue, 30 May 2017 @14:02

CSR

Selengkapnya

Fri, 12 May 2017 @13:14

Tirtayatra

Selengkapnya

Fri, 12 May 2017 @13:12

Lowongan Kerja

Fri, 12 May 2017 @12:48

GEREBEG PASAR

RANGKAIAN HUT XII BANK PADMA

selengkapnya...

Thu, 30 Mar 2017 @15:05

Gebyar di awal tahun 2017

Thu, 2 Mar 2017 @10:35

Lowongan Kerja

 

PT. BPR PADMA membutuhkan staff Legal Pengalaman. A/O, CS. Kualifikasi; tinggi badan min 165 cm, berat 65kg, kulit putih, cantik dan menarik, Driver - OG dan pejabat Kredit untuk Cabang Singaraja.
Lamaran Kirim ke Jl. Raya Sesetan 324 Dps/ Cabang terdekat.

 

 

Fri, 6 Jan 2017 @16:02

BPR PADMA Cab Gianyar, Marketing Pasar Ubud

BPR PADMA Cab Gianyar, Marketing Pasar Ubud

selengkapnya...

Thu, 22 Dec 2016 @13:10

Penyerahan Hadiah Langsung Tabungan Padma Sejati Multi Plus

Penyerahan Hadiah Langsung Tabungan Padma Sejati Multi Plus kepada Nasabah Ibu Drh. Desak Putu Eka Sutrisnawathy berupa 1 unit sepeda motor Honda Scoopy, yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pusat Operasional Denpasar, Bp. Putu Arsana, beserta Kabag dan Staff Marketing PT. BPR PADMA.

selengkapnya...

Thu, 22 Dec 2016 @13:01

Penyerahan Hadiah Tabungan Padma Sejati Multi Plus

PT. BPR PADMA kembali menyerahkan hadiah berupa sepeda motor kepada nasabah tabungan padma sejati multi plus

selengkapnya...

Thu, 22 Dec 2016 @12:56

Marketing Edukasi & Literasi Bank Padma Bersama Simolek OJK

Edukasi yang diterapkan oleh OJK saat ini melalui kerjasama dengan perbankan dan jasa keuangan khususnya BPR, seperti pada program Edukasi yaitu Si Mobil Literasi Keuangan (SiMoLek). Melalui kerjasama dengan perbankan diyakini lebih efektif dalam memberikan pendidikan masyarakat dibandingkan dengan hanya menggunakan sarana seperti iklan media cetak atau elektronik yang hanya satu arah saja.

selengkapnya...

Thu, 22 Dec 2016 @12:49

LPS Klaim Perbankan RI Tetap Tangguh di Tengah Ekonomi Melambat

 (LPS) menyatakan kondisi perbankan di Indonesia tidak terpengaruh dengan ekonomi Indonesia melambat pada kuartal I 2015. Ekonomi Indonesia hanya tumbuh 4,7 persen pada kuartal I 2015.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Heru Budiargo‎ mengungkapkan ketahanan perbankan tersebut dibuktikan dengan masih baiknya kinerja perbankan sampai saat ini. Hal itu terlihat dari rasio kecukupan modal bank dan rasio kredit macet.

"Kami juga melihat daya tahan perbankan dan fundamental ekonomi relatif baik. Kalau CAR perbankan masih di level 20,5 persen, itu bagus sekali, NPL gross di kisaran 2,45 persen, NPL bersih hanya 1,42 persen, jadi cadangannya juga cukup dan baik sekali," kata Heru di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2015).

Tak hanya itu, indikasi kinerja perbankan lainnya juga dilihat dari angka Loan to Deposit Ratio(LDR) atau rasio penyaluran kredit terhadap sumber penerimaan dana yang tidak melampaui 90 persen. Selain itu biaya operasional perbankan juga relatif terjaga di kisaran 79 persen.

Heru yakin seiring optimisme Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan percepatan pembangunan dan penyerapan anggaran pemerintah membawa dampak yang signifikan terhadap ekonomi secara umumnya dan khusus terhadap perbankan .

"Jadi kami hanya menyampaikan analisa kami sejauh ini tidak ada dampak yang signifikan, tidak ada bank-bank yang bermasalah secara khusus akibat dari tekanan eksternal dan perekonomian kita," tegas Heru.

Namun demikian dirinya tidak memungkiri ada beberapa bank yang telah dilikuidasi atau pun dicabut izinnya oleh LPS. Namun begitu hal itu lebih disebabkan oleh moral hazardbukan karena dampak pelemahan ekonomi. (Yas/Ahm)

Mon, 17 Oct 2016 @15:03

Begini Efek Tax Amnesty untuk Kinerja Kredit Bank

Petugas saat bertugas di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta,(4/11/2015). Pengawas Pasar Modal OJK mengatakan pembahasan enam beleid sudah final karena tidak ada lagi perdebatan dari segi substansi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

selengkapnya...

Mon, 17 Oct 2016 @15:01

OJK: Perbankan Sulit Capai Pertumbuhan Kredit 14 Persen

Pertumbuhan kredit bank semester I 2016 diperkirakan masih di bawah Rencana Bisnis Bank (RBB) awal tahun sebesar 14 persen. Pasalnya, bank-bank besar diperkirakan sulit menembus pertumbuhan kredit 14 persen.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan, ‎pertumbuhan kredit bank-bank besar relatif masih di bawah 14 persen. Kemungkinan, bank-bank tersebut melakukan revisi RBB.

"RBB kita sampai 14 persen. Menurut saya masih terlalu berat walaupun beberapa bank bisa capai. Tapi pada umumnya bank-bank besat relatif di bawah 14 persen. Kemungkinan bank-bank besar akan revisi," kata dia di Gedung OJK Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Namun, dia menuturkan, tren perbaikan pertumbuhan kredit sudah mulai terlihat. Dia mengatakan, perbaikan tersebut sejalan dengan perbaikan dari segi fundamental perekonomian.

Terlihat, lanjut Muliaman, banyaknya aliran dana asing masuk, penguatan rupiah, serta kenaikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"‎Intinya kondisi fundamental keuangan, industri perbankan, menurut saya dalam keadaan yang baik. Kita berharap kalau confidence terus meningkat terutama karena banyak dana asing masuk, rupiah membaik, indeks melonjak. Akan memberikan environment yang baik untuk pertumbuhan kredit," jelas dia.

Di samping itu, dia bilang rasio kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) terkendali. Dia menuturkan, NPL berada pada angka 2,9 persen.

"Pelemahan itu kan terefleksi dengan demand kredit. Saat ini kredit sudah positif dan mudah-mudahan terus berlanjut. NPL 2,9 persen," tandas dia.

Mon, 17 Oct 2016 @14:58

Kompetitif di Era Digital, TelkomSigma Perbarui Solusi Perbankan

TelkomSigma, penyedia solusi dan infrastruktur IT, memperbarui solusi perbankan Arium menjadi Arium Banking Suites dalam rangka menyambut eradigital banking.

Dalam keterangan resmi kepada tim Tekno Liputan6.com, Rabu (20/4/2016), CEO TelkomSigma, Judi Achmadi mengatakan bahwa solusi ini diperbarui agar segmen perbankan semakin kompetitif.

"Solusi ini diperbarui dengan nama baru agar perbankan kompetitif di era digital banking. Solusi ini sudah sesuai dengan regulasi di sektor keuangan," ujar judi
Perlu diketahui, Arium merupakan solusi yang dikembangkan TelkomSigma sejak 2011 silam. Dengan solusi ini, pengguna dapat melakukan proses transaksi secara rinci dan menyeluruh. 

Arium Banking Suites kini telah dilengkapi dengan graphic user interface. Artinya, kini nasabah dapat menikmati layanan perbankan 24 jam, mempercepat proses data, dan mudah diintegrasi dengan berbagai channel branchless.  Menurut Judi, versi terbaru solusi Arium dapat memberikan layanan digital end-to-end. Artinya, baik layanan di customer service maupun back office dapat berjalan cepat. 

"Saat ini kami memiliki 50 bank yang menggunakan solusi Arium. Target kami adalah memigrasi pelanggan existing ke versi terbaru Arium ini," tambahnya.

Salah satu bank yang telah memigrasi solusinya ke versi baru adalah PT Bank Pundi Indonesia Tbk. 
 
"TelkomSigma merupakan mitra kami di semua solusi dan layanan berbasis TI. Kami ingin berkembang di era digital yang semakin kompetitif dengan solusi ini," ujar Direktur Operasional Bank Pundi, Maximianus Puguh Djiwanto.

Sementara itu, Direktur Enterprise & Business Service Telkom sekaligus Presiden Komisaris TelkomSigma, Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa Telkom memiliki pangsa pasar signifikan di pasar solusi IT untuk sektor finansial. 

"Sektor finansial dan perbankan diprediksi menjadi salah satu sektor yang menghabiskan belanja ICT besar di 2016, yakni dengan total belanja Rp 12 triliun." Tutupnya. 

Tue, 30 Aug 2016 @16:15

OJK: Perbankan Sulit Capai Pertumbuhan Kredit 14 Persen

Liputan6.com, Jakarta - Pertumbuhan kredit bank semester I 2016 diperkirakan masih di bawah Rencana Bisnis Bank (RBB) awal tahun sebesar 14 persen. Pasalnya, bank-bank besar diperkirakan sulit menembus pertumbuhan kredit 14 persen.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan, ‎pertumbuhan kredit bank-bank besar relatif masih di bawah 14 persen. Kemungkinan, bank-bank tersebut melakukan revisi RBB.

"RBB kita sampai 14 persen. Menurut saya masih terlalu berat walaupun beberapa bank bisa capai. Tapi pada umumnya bank-bank besat relatif di bawah 14 persen. Kemungkinan bank-bank besar akan revisi," kata dia di Gedung OJK Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Namun, dia menuturkan, tren perbaikan pertumbuhan kredit sudah mulai terlihat. Dia mengatakan, perbaikan tersebut sejalan dengan perbaikan dari segi fundamental perekonomian.

Terlihat, lanjut Muliaman, banyaknya aliran dana asing masuk, penguatan rupiah, serta kenaikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

"‎Intinya kondisi fundamental keuangan, industri perbankan, menurut saya dalam keadaan yang baik. Kita berharap kalau confidence terus meningkat terutama karena banyak dana asing masuk, rupiah membaik, indeks melonjak. Akan memberikan environment yang baik untuk pertumbuhan kredit," jelas dia.

Di samping itu, dia bilang rasio kredit macet atau Non Performing Loan (NPL) terkendali. Dia menuturkan, NPL berada pada angka 2,9 persen.

"Pelemahan itu kan terefleksi dengan demand kredit. Saat ini kredit sudah positif dan mudah-mudahan terus berlanjut. NPL 2,9 persen," tandas dia.

Tue, 30 Aug 2016 @16:10

Info Bank Award

Terima kasih Atas kepercayaan masyarakat yang sudah diberikan selama ini, berbagai prestasi dan penghargaan sudah diraih selama 11 tahun Operasionalnya. Penghargaan dari Majalah Info Bank dengan predikat SANGAT BAGUS Tahun 2015 , secara berturut – turut PT. BPR Padma menerima penghargaan GOLDEN AWARD dengan predikat SANGAT BAGUS atas kinerja Keuangan 2011 – 2015 yang diserahkan langsung oleh Pemimpin Redaksi Majalah Infobank Bapak Eko B. Supriyanto.

Dalam kesempatan ini, Pemegang saham, Komisaris, Direksi dan Karyawan BPR Padma menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah setia BPR Padma sehingga bisa berprestasi seperti saat ini. Sesuai dengan tagline BPR Padma “Tumbuh dan Berkembang Bersama”, BPR Padma berkomitmen untuk selalu memberikan kontribusi terbaiknya untuk Pembangunan Perekonomian Masyarakat Bali pada Umumnya dan khususnya kepada seluruh karyawan PT. BPR Padma untuk tetap bisa mempertahankan prestasi ini ditahun – tahun mendatang.

Mon, 29 Aug 2016 @09:25

Kinerja Perbankan RI Salah Satu yang Terbaik di Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan, kondisi perbankan Indonesia secara umum masih dalam kategori sehat dan aman. Hal ini ditunjukkan melalui beberapa data indikator perbankan yang tercatat menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan mengungkapkan, secara nasional kinerja perbankan Indonesia sangat bagus. Ditandai dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang berada pada level 21 persen. 

"Rasio kecukupan modal 21 persen oleh perbankan Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia dan tertinggi sepanjang sejarah Indonesia," jelas dia usai Penandatanganan MoU dengan 6 Kantor Akuntan Publik di kantor LPS, Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Dari sisi kredit macet (Non Performing Loan/NPL), diakui Fauzi, masih di angka 2,8 persen atau relatif rendah dibanding bantalan permodalan dari bank di Indonesia. 

Indikator lainnya, sambung Mantan Kepala Ekonom Standard Chartered Bank ini, marjin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM), yakni selisih suku bunga deposito atau simpanan dan suku bunga kredit masih di kisaran 5 persen, adalah yang terbaik di Asia dan salah satu yang terbaik di dunia. 

Lanjutnya, return non equity perbankan juga di atas 20 persen masih menunjukkan salah satu yang terbaik di dunia.

"Dengan indikator tersebut, perbankan Indonesia masih sehat. Pertumbuhan ekonomi nasional 5,2-5,3 persen dibanding ekonomi dunia yang diperkirakan hanya tumbuh 3-3,5 persen, masih aman bagi perbankan kita," jelas Fauzi.(Fik/Nrm)

Fri, 12 Aug 2016 @08:41

KUR

Wed, 27 Jul 2016 @09:24

HUT XI BANK PADMA

Wed, 27 Jul 2016 @09:12

OUTING PADMA

Wed, 22 Jun 2016 @10:31

Academy SATU

LAUNCHING SATU ACADEMY

selengkapnya...

Mon, 29 Feb 2016 @09:23

1 2 3 4 5 6 »

Kategori
Informasi
Komentar Terbaru
Suku Bunga Bank Padma

Suku Bunga Deposito

1 Bulan 6,5 %
3 Bulan 7,0 %
6 Bulan 7,5 %
12 Bulan 8,0 %
24 Bulan 8,75 %


BPR PADMA ON YOUTUBE
Halaman Facebook
Lembaga Penjamin Simpanan

             www.lps.go.id

Ayo ke BANK

Copyright © 2017 Bank Padma · All Rights Reserved