SELAMAT DATANG DI WEB BANK PADMA
Customer Service Online

Bank Padma pusat  

Telp.0361-722999  

Fax : 0361-727676    

Bank Padma Gianyar    

Telp.0361-949324  

Fax : 0361-951324

Bank Padma Tabanan

Telp.0361-812385  

Fax : 0361-812184    

Bank Padma Singaraja

Telp.0362-29013  

Fax : 0362-25725

Kantor Kas Denpasar

Telp.0361-264180

Email ; info@bankpadma.com , padma_bank@yahoo.com

 

  Bank Padma juga memberi layanan WESTERN UNION , Dalam hitungan detik uang langsung anda terima ditempat.

 

Produk Bank Padma

Edukasi dan Literasi Perbankan

Hit Counter

 16:04:31

Makna dari Rahina Buda Cemeng Klawu Dalam Hindu

image

Rahina Buda Cemeng Klawu atau biasanya juga disebut dengan Buda Wage Klawu merupakan hari pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sedana atau juga dikenal sebagai Dewi Laksmi, yang melimpahkan kemakmuran dan kesejahteraan. Upacara Buda Cemeng Klawu ini jatuh pada hari Rabu Wage wuku Klawu kalender Saka-Bali,yang diperingati setiap 210 hari atau 6 bulan sekali oleh masyarakat Hindu di Bali. Menurut adat istiadat umat Hindu di Bali meyakini Ida Betari Rambut Sedana/Dewi Laksmi sedang melaksanakan yoga dan di percaya juga pada hari ini tidak diperbolehkan menggunakan uang untuk hal-hal yang sifatnya tidak kembali berupa wujud barang, misalnya membayar hutang atau menabung, karena dipercaya uang/kekayaan tersebut nantinya tidak dapat kembali selamanya dan menghilang oleh sifat tamak/serakah kita sebagai manusia.

selengkapnya...

Wed, 28 Feb 2018 @08:31

Perbarindo Prediksi BPR di Tahun Politik Tumbuh 12%

image

Ketua Umum Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Joko Suyanto memprediksi pertumbuhan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) pada 2018 akan mencapai 10 persen sampai 12 persen, atau naik dibanding tahun 2017 yang hanya 9-10 persen.

“Data terkini memang belum kami pegang namun tahun 2017 pertumbuhan ada di kisaran 9 sampai 10 persen, itu secara overall baik aset sampai kredit. Dan tahun 2018 akan naik menjadi 10-12 persen,” kata Joko di Surabaya, kemarin.

Joko usai penandatangan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil di salah satu hotel di Surabaya optimisitis pertumbuhan BPR akan tetap ada meski pada 2018 merupakan tahun politik, karena BPR masih dibutuhkan masyarakat. Ia mengatakan untuk sektor kredit yang kini menjadi prioritas keberadaan BPR masih perlu adanya beberapa perbaikan, meski tercatat tumbuh 7 persen.

"Tahun 2018 merupakan tahun politik, tapi masih ada peluang dan tantangan sehingga bisa berkembang normal dan kami optimistis bisa tumbuh dengan baik," katanya.

Terkait dana pihak ketiga (DPK), Joko mencatat pada 2017 masih tumbuh sekitar 10-12 persen, dan sektor yang berpotensi menjadi sasaran kredit BPR adalah perdagangan. "Perdagangan permintaannya paling tinggi, dan akan tetap mendominasi pada 2018, karena sektor itu lebih dinamis serta mampu melalui dinamika ekonomi di Indonesia," katanya.

Berdasarkan catatan Perbarindo, sektor perdagangan pada 2017 mendominasi sebesar 46 persen, sisanya ada pada pertanian, peternakan, industri kecil, seperti home industri, jasa dan pelayanan. Dalam kesempatan sebelumnya, Ketua DPD Perbarindo Sumatera Utara Syafruddin Siregar menyampaikan bahwa pemerintah khusus Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum berpihak pada perkembangan industri BPR dan BPRS. Hal ini terlihat dari belum adanya undang-undang yang dikhususkan mengatur industri tersebut.

Ia mengatakan, industri BPR berharap ada keberpihakan dari negara terhadap perkembangan industri BPR dan BPRS di Indonesia yang selama ini dirasa kurang mendapatkan perhatian. Maka dari itu, sudah saatnya BPR memiliki undang-undangnya sendiri. “BPR adalah salah satu bank yang konsen untuk melayani UKM dan mengembangkan potensi perekonomian daerah serta bank yang memberdayakan putera-puteri daerah karena dengan UU yang ada sekarang ini kurang berpihak kepada BPR,” jelasnya.

Dia mengatakan, salah satu kebijakan yang dirasakan kurang berpihak kepada industri BPR salah satunya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2007 tentang pengelolaan uang negara/daerah yang mewajibkan pemerintah daerah untuk menempatkan kas daerah pada bank umum. Padahal, sejumlah BPR statusnya adalah badan usaha milik daerah (BUMD) yang memberikan kontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD).

"PP No.39/2007 seolah-olah mengkebiri BPR. Masak pemda punya BPR, tapi enggak boleh menempatkan dananya di BPR? Kami ingin PP ini dicabut,” tegas Ketua DPD Perbarindo Jawa Tengah Dadi Sumarsana, kepada Maruarar. Selain terkait pengelolaan dana daerah, industri BPR juga berharap dapat dilibatkan dalam pembiayaan proyek-proyek pemerintah di daerah melalui skema sindikasi.

Menanggapi masukan dari industri, Anggota Komisi XI DPR RI dari PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan, memang diperlukan aturan main yang adil bagi BPR yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan dan memiliki roh untuk mendukung perkembangan UKM dan perekonomian nasional. "Kalau mereka (BPR) dilepaskan sendiri di lapangan yang terbuka sepenuhnya tentu tidak mudah untuk bertahan. Bukan hanya keberpihakan, tapi yang mau diberpihaki itu juga harus menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh," tegas Maruarar.

Terkait dengan permintaan dibuatnya UU BPR, Maruarar mengatakan, kebijakan tidak boleh keluar dari rohnya, jangan terlalu banyak aturan yang justru memperpanjang birokrasi. “Logikanya, jangan di bidang perbankan malah dipersulit sementara masyarakat yang memiliki akses ke bank masih sangat sedikit sekali. Harus dipermudah, dipercepat, dan dipermurah. Tapi, di sisi lain BPR-nya harus tanggung jawab,” tegasnya.

 

sumber :economy.okezone.com

Tue, 30 Jan 2018 @10:21

TelkomSigma Raih Penghargaan Perusahaan Disruptor Terbaik 2017

CEO TelkomSigma, Judi Achmadi (kiri), meraih The Best CMO Corporate Branding & Marketing Performance di ajang BUMN Brand & Marketign Award 2017. 

Mendekati penghujung 2017, TelkomSigma berhasil menyabet gelar perusahaan disruptor terbaik (The Best Disruptor Company) kategori anak perusahaan BUMN dalam ajang BUMN Branding & Marketing Award 2017.

Keberhasilan anak usaha Telkom ini tak lepas dalam upayanya mengembangkan strategi pembangunan infrastruktur berbasis digital di Indonesia.

Adapun gelar diberikan karena TelkomSigma juga dianggap berhasil mengaplikasikan konsep 'disruptive' dalam mencetak para ahli di bidang Teknologi Informasi (TI). Para ahli ini sekarang bahkan telah menjadi pemimpin di beberapa perusahaan besar di Indonesia

"Ke depannya kami akan lebih banyak melahirkan layanan dan solusi yang inovatif dan menjawab kebutuhan berbagai industri di Indonesia serta berusaha survive dengan menggunakan disruption mindset concept," ujar CEO TelkomSigma Judi Achmadi.

Gagasan-gagasan disrupsi teknologi yang telah digeber antara lain seperti implementasi e-ticketinguntuk PT KAI, serta aplikasi perizinan online untuk Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Selain itu, perusahaan juga berupaya mendukung berbagai kota di Indonesia untuk menjadi Smart City.

Perusahaan mengklaim, saat ini telah merambah banyak industri. Layanan dan solusi teknologi yang diberikan ke beberapa industri meliputi perbankan, komunikasi dan media, konstruksi dan properti, pariwisata, edukasi, finansial dan asuransi.

Tak sampai di situ, industri lainnya pun termasuk agribisnis dan manufaktur, transportasi, kesehatan, sumber daya dan energi, maritim dan logistik, distribusi dan perdagangan, informasi dan bisnis, pemerintahan, Usaha Kecil Menengah (UKM), wholesale, hingga ritel.

Langkah TelkomSigma menjadi perusahaan disruptor terbaik juga tak lepas dari aset mereka yang paling utama, yakni sumber daya manusia. Perusahaan optimistis, aset tersebut akan berhasil mengimplementasikan solusi yang ditawarkan di dalam era disrupsi seperti sekarang ini.

Wed, 17 Jan 2018 @10:05

Cara Perbankan Genjot Bisnis Lewat Digitalisasi

Semua sektor ekonomi saat ini dituntut untuk bisa beradaptasi terhadap digitalisasi agar bisa terus bersaing. Di sektor perbankan, digitalisasi juga sangat penting untuk menggenjot layanan dan jumlah nasabah.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, pesrseroan sudah melakukan berbagai inovasi dalam menghadapi perkembangan zaman ini sejak 2015. Digital banking menurutnya menjadi salah satu solusi yang perlu dioptimalkan fungsinya, terutama ke nasabah dari generasi millennial

“Digital Banking kini mutlak dikembangkan oleh perbankan tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi namun juga menggaet nasabah baru, terutama kids zaman now, yaitu para millennial karena mereka menyukai serba instant dan simple,” kata Direktur Utama Bank BTN, Maryono dalam keterangan resminya, Selasa (31/10/2017).

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, BTN meluncurkan Digital lounge yang kini diubah menjadi smart branch, kemudian merilis Digital Solution, yakni aplikasi perbankan untuk ponsel pintar selain internet banking BTN. Aplikasi yang diunduh lewat playstore/appstore menjadi pilihan nasabah, terutama millenial.

“Frekuensi penggunaan aplikasi perbankan oleh golongan millennial semakin meningkat seiring bertambahnya fitur transaksi karena mereka menyukai fitur yang mempermudah aktivitas mereka baik untuk bekerja atau sekadar hiburan. Mereka ini menjadi sasaran perbankan karena kelak akan  menyumbang pendapatan terbesar bagi industri perbankan setidaknya dalam satu dekade mendatang,” kata Maryono.

 

Maryono menambahkan, makin pesatnya perkembangan digital banking juga manambah efisiensi bagi sejumlah perusahaan termasuk Bank, misalnya penurunan jumlah cabang, hingga SDM. Sehingga di era digital, korporasi membutuhkan SDM yang inovatif,mampu beradaptasi dengan teknologi baru dan menambah kemampuan yang bisa mengakomodasi dinamika kebutuhan masyarakat.   

“Untuk itu, BTN mencoba membantu mahasiswa dengan membuka sejumlah titik BTN zone di beberapa perguruan tinggi, yang tujuannya mengenalkan digital banking di perbankan,” kata Maryono

Wed, 17 Jan 2018 @10:00

Masuk Era Digitalisasi, Perbankan Andalkan Peran Kaum Millenial

Indonesia punya keuntungan dari sisi demografi (bonus demografi) karena mayoritas populasi diisi generasi muda produktif. Kaum muda atau yang biasa disebut millenial, kini millenial menjadi tumpuan pembangunan dan pertumbuhan.

Direktur Utama Bank Tabungan Negara, Maryono mengatakan, peran millenial juga dibutuhkan untuk perkembangan perbankan. Era digitalisasi perbankan di pasar global membutuhkan peran serta anak muda dan mahasiswa untuk memenangkan persaingan.

Maryono mengatakan saat ini, digitalisasi sudah memasuki seluruh sendi bisnis, termasuk sektor perbankan. Asean Economic Community merupakan tantangan yang harus dihadapi perbankan Indonesia.

"Sepuluh atau dua puluh tahun lalu, transaksi perbankan harus di bank. Kemudian berkembang kartu ATM. Dengan kartu, transaksi tarik rekening atau menabung tanpa harus ke kantor bank," katanya di saat memberikan kuliah di depan ribuan mahasiswa Universitas Negeri Medan Jumat (27/10) di Medan, Sumatera Utara dengan tema "Prospek dan Tantangan Perbankan di era digitalisasi" dalam keterangan resminya.

Era digitalisasi menurut Maryono, bisa dianggap sebagai berkah bagi industri perbankan karena secara operasional perbankan bisa lebih irit atau efisien. 

Termasuk fintech yang sudah menjadi isu global masuk ke dalam situasi bisnis yang menjadi tantangan bank untuk dapat beradaptasi. Hal ini diikuti pula oleh seretnya dana pihak ketiga di mana bank mulai berlomba mencari dana murah dari masyarakat.

Oleh karena itu BTN saat ini mulai menyasar lingkungan kampus sebagai basis milenial untuk menjadi salah satu obyek pengembangan bisnis sekaligus dalam rangka mencari dan menyiapkan SDM handal sebagai entepreneur muda untuk turut berperan dalam membangun bangsa.

"Kami akan membangun kampus dengan konsep BTN Zone di mana seluruh layanan kampus dan mahasiswa dalam belajar di lingkungan kampus akan dapat diakses dengan sistem layanan perbankan. Proyek BTN Zone ini akan kami kembangkan pada kampus di seluruh Indonesia yang sudah bekerjasama dengan Bank BTN, katanya.

"Sebagai bank yang fokus di pembiayaan perumahan, BTN menyatakan siap dalam menghadapi kondisi itu. BTN tetap konsisten mendukung program Pembangunan Sejuta Rumah yang digariskan Presiden Joko Widodo," tambah Maryono.

Wed, 17 Jan 2018 @09:59

Makna dan Cara Pelaksaan Siwaratri dalam Hindu-Bali

image

Pengertian  dan Makna Siwaratri

Siwaratri artinya malam Siwa. Jika diuraikan terdiri dari 2 kata, yaitu Siwa dan Ratri. Siwa dalam bahasa Sansekerta berarti baik hati, suka memaafkan, memberi harapan dan membahagiakan dan juga Siwa dapat diartikan sebagai sebuah gelar atau nama kehormatan untuk salah satu manifestasi Tuhan yang diberi nama atau gelar kehormatan Dewa Siwa, dalam fungsi beliau sebagai pemerelina untuk mencapai kesucian atau kesadaran diri yang memberikan harapan untuk kebahagian.

Sedangkan Ratri artinya malam, yang dapat diartikan juga sebagai kegelapan. Jadi Siwaratri dapat diartikan sebagai malam pemerilina atau pelebur kegelapan dalam diri dan hati untuk menuju jalan yang lebih terang.

Dalam memaknai Hari Raya Siwaratri tidak sedikit yang beranggapan bahwa Siwaratri bertujuan untuk melebur dosa. Benarkah demikian? Lantas bagaimana dengan adanya Hukum Karma Phala? Jika dosa bisa dilebur hanya dalam satu malam (Siwaratri ). Menurut pengamat agama Gusti Ketut Widana mengatakan, secara tatwa sesungguhnya Siwaratri merupakan malam perenungan dosa, (bukan peleburan dosa), dengan tujuan tercapainya kesadaran diri. ”Secara tatwa, sesungguhnya Siwaratri itu simbolisasi dan aktualisasi diri dalam melakukan pendakian spiritual guna tercapainya ‘penyatuan’ Siwa, yaitu bersatunya atman dengan paramaatman atau Tuhan penguasa jagat raya itu sendiri.

Sebagai malam perenungan, kita mestinya melakukan evaluasi atau introspeksi diri atas perbuatan-perbuatan selama ini. Pada malam pemujaan Siwa ini kita memohon diberi tuntunan agar dapat keluar dari perbuatan dosa.

Cara Pelaksaan Siwaratri

Secara rinci Kegiatan- kegiatan yang dilaksanakan pada hari Siwaratri adalah sebagai berikut:

  1. Sebelum melaksanakan seluruh kegiatan, maka terlebih dahulu dilaksanakan persembahyangan yang diperkirakan selesai tepat pada jam 06.00 dinihari
  2. Monabrata atau berdiam diri dan tak berbicara. Pelaksanaannya dilangsungkan di pagi hari dan dilakukan selama 12 jam tepatnya dari jam 06.00 – 18.00.
  3. Mejagra atau tidak tidur selama semalaman. Pelaksanaannya berlangsung dari pagi sampai pagi hari di keesokan harinya yang dilakukan selama 36 jam dari jam 06.00 – 18.00 di keesokan harinya.
  4.  Upawasa atau tidak makan dan tidak minum. Puasa ini dilakukan selama 24 jam dari jam 06.00 – 06.00. Apabila sudah 12 jam maka diperbolehkan untuk makan dan minum dengan syarat bahwa nasi yang dimakan ialah nasi putih dengan garam dan minum air putih (air tawar tanpa gula).

Dalam Agama Hindu selalu ada tingkatan Nista, Madya dan Utama yang bisa dipilih sesuai kemampuan, begitu pula  dalam melaksanakan Siwaratri.

  1. Tingkat Utama, melaksanakan : Monabrata,Mejagra, Upawasa
  2. Tingkat Madya, melaksanakan : Mejagra, Upawasa
  3. Tingkat Nista, melaksanakan : Mejagra

Dalam menjalankan kegiatan Siwaratri diakhiri dengan melakukan persembahyangan dan memohon kepada Sang Hyang Siwa supaya diberikan berkah dan ampunan, dan juga dikembalikan menjadi manusia yang suci dan paripurna serta memohon ditunjukan jalan terang agar terhindar dari perbuatan dosa.

Jadi dapat disimpulkan bawah Hari Raya Siwaratri bukanlah hari penebusan dosa melainkan perenungan dosa yang selama ini telah kita perbuat. Hukum Karmaphala tetap akan berlaku, akan tetapi diyakini dengan menjalankan Brata Siwaratri niscaya kedepannya kita akan mampu mengendalikan diri sehingga dapat terhidar dari perbuatan dosa.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Jika terdapat penjelasan yang kurang tepat atau kurang lengkap. Mohon dikoreksi bersama. Suksma

(Sumber:babadbali.com

Tue, 16 Jan 2018 @11:43

OJK Terbitkan Aturan buat Pengusaha Terimbas Letusan Gunung Agung

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera menerbitkan kebijakan relaksasi bidang keuangan dan perbankan, khususnya di wilayah Bali yang terkena dampak letusan Gunung Agung. Kebijakan ini dikeluarkan untuk merespons banyaknya debitor yang kesulitan membayar atau melunasi pinjaman.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, saat ini OJK sedang mengidentifikasi kebutuhan perumusan kebijakan terkait dampak meningkatnya aktivitas Gunung Agung untuk penanganan debitur dan perbankan.

Wimboh menambahkan, OJK sudah memiliki aturan untuk menyikapi dampak atas kondisi daerah yang terkena bencana alam, termasuk di kawasan sekitar Gunung Agung, Bali. Pengurus Himpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menunjukkan data adanya penurunan okupansi hotel sekitar 20 persen.

“OJK mengantisipasi dampak lanjutan karena banyak debitur yang tidak bisa kembali berusaha karena adanya travel warning yang membuat kedatangan wisatawan berkurang,” kata Wimboh dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (26/12/2017).

Wimboh lebih jauh menjelaskan, perbankan di Bali, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, Bank Mantap, dan Perbarindo melaporkan bahwa kondisi kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) masih terjaga dalam tiga bulan ini.

Namun, terhadap debitur yang terdampak langsung beberapa bank telah melakukan restrukturisasi baik yang diatur dalam aturan internal bank maupun aturan OJK.

“OJK mengantisipasi hal ini dengan kebijakan yang terukur menjaga ekonomi Bali agar kondusif, terutama karena ketergantungan dari sektor pariwisata,” ujar Wimboh.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Bali I Ketut Sudikerta mengungkapkan, pemerintah daerah terus berupaya mengikis persepsi negatif di media sosial bahwa seluruh Bali terkena dampak letusan Gunung Agung. Hal ini pun dilakukan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkunjung ke Bali baru-baru ini.

Setelah kunjungan Jokowi, Sudikerta mengklaim telah terjadi peningkatan okupansi hotel pada liburan Natal dan akhir tahun ini.

"Kondisi ini menghidupkan ekonomi masyarakat Bali. Perhotelan, restoran, penyewaan mobil, tour guide, pedagang asongan, dan suvenir merasakan kembali denyut kehidupan setelah penutupan bandara Ngurah Rai beberapa waktu lalu," tegasnya.

Liputan6.com

Thu, 11 Jan 2018 @08:42

Buka Kantor Kas Seririt

Sudah pasti. KANTOR KAS SERIRIT PT. BPR PADMA akan dibuka. Semester pertama pasti bisa kami wujudkan. Mohon tuntunan tuhan & suport kita semua.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT. BPR PADMA. Melihat dari antusiasme masyarakat seririt, maka kantor kas optimis kami buka tahun ini.

Klik disini

Wed, 10 Jan 2018 @14:36

BPR PADMA Optimis menyambut tahun 2018

Selamat tahun baru 2018 untuk semua stakeholder PT BPR Padma dan terima kasih karena kepercayaannya sehingga kita dapat tumbuh berkembang bersama di tahun 2017 yg penuh tantangan dpt kita lalui dg baik. Terbukti asset kami tumbuh sebesar 20,29 % diikuti tabungan 64,78 %, deposito 21,56 %, dan NPL terjaga diangka 3,...%. Semoga ditahun 2018 bisa lebih baik lagi dan lebih berkembang seiring dengan penguatan SDM,IT suksma

Wed, 10 Jan 2018 @14:30

OJK Pastikan Modal Perbankan Masih Kuat

Industri jasa keuangan mencatatkan kinerja yang baik di tahun 2017. Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso saat menghadiri penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/12/2017).

Wimboh mengatakan, permodalan sektor perbankan masih kuat sehingga masih sanggup memberikan pembiayaan pada sektor riil.

"Sektor keuangan kita cukup stabil, karena permodalan perbankan cukup tinggi rasionya 23 persen, padahal minimnya hanya 12 persen. Sehingga kita masih punya room bagi sektor perbankan untuk memberikan injeksi lagi ke riil melalui pembiayaan," kata dia.

Wimboh melanjutkan, kepercayaan investor terhadap Indonesia terus menguat. Hal itu ditunjukan dari beberapa indikator.

Lanjut Wimboh, itu terlihat dari rangking kemudahan bisnis atau Ease of Doing Business (EoDB) yang terus meningkat. Kemudian, terlihat dari tingginya permintaan saat penerbitan Komodo Bond yakni surat utang global dengan denominasi rupiah.

"Kemarin kita juga listing Komodo Bond yang pertama dalam sejarah Indonesia dan oversubscribed," ujar dia.

Tak sekadar itu, IHSG juga terus bergeraka positif. Bahkan, IHSG terus menembus rekor. "IHSG terus meningkat di luar dugaan 6.300 ini paling tinggi dalam sejarah Indonesia," tukas dia.

 

Liputan6.com

Wed, 10 Jan 2018 @13:57

Edukasi dan Literasi

Thu, 3 Aug 2017 @14:10

Kinerja Perbankan Masih Penuh Tantangan Tahun Ini

Kinerja industri perbankan masih penuh tantangan pada tahun ini, meski rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) menurun tahun lalu.

selengkapnya...

Wed, 26 Jul 2017 @07:08

Pelaporan Online, BPR pun Wajib Gunakan Sistem Apolo

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong bank perkreditan rakyat (BPR) di Bali memanfaatkan sistem aplikasi pelaporan online OJK (Apolo). Sejauhmana kendala yang dihadapi BPR dengan penerapan sistem Apolo?

selengkapnya...

Wed, 19 Jul 2017 @13:08

OJK Minta BPR Lebih Berperan demi Mengentaskan Kemiskinan

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad mengatakan, BPR harus memperkuat perannya dalam menyediakan layanan keuangan inklusif yang bisa diakses semua pihak, khususnya usaha kecil dan mikro.

selengkapnya...

Wed, 19 Jul 2017 @12:52

Pindah Kantor Kas

Kantor Kas BANK PADMA pindah ke Jl. Gajh Mada 134, Denpasar

selengkapnya...

Tue, 30 May 2017 @14:10

Perayaan HUT ke-12 PT. BPR PADMA

TINGKATKAN PERAN PERBANKAN DALAM MELAYANI UMKM

selengkapnya...

Tue, 30 May 2017 @14:02

CSR

Selengkapnya

Fri, 12 May 2017 @13:14

Tirtayatra

Selengkapnya

Fri, 12 May 2017 @13:12

Lowongan Kerja

Fri, 12 May 2017 @12:48

GEREBEG PASAR

RANGKAIAN HUT XII BANK PADMA

selengkapnya...

Thu, 30 Mar 2017 @15:05

Lowongan Kerja

 

PT. BPR PADMA membutuhkan staff Legal Pengalaman. A/O, CS. Kualifikasi; tinggi badan min 165 cm, berat 65kg, kulit putih, cantik dan menarik, Driver - OG dan pejabat Kredit untuk Cabang Singaraja.
Lamaran Kirim ke Jl. Raya Sesetan 324 Dps/ Cabang terdekat.

 

 

Fri, 6 Jan 2017 @16:02

BPR PADMA Cab Gianyar, Marketing Pasar Ubud

BPR PADMA Cab Gianyar, Marketing Pasar Ubud

selengkapnya...

Thu, 22 Dec 2016 @13:10

Penyerahan Hadiah Langsung Tabungan Padma Sejati Multi Plus

Penyerahan Hadiah Langsung Tabungan Padma Sejati Multi Plus kepada Nasabah Ibu Drh. Desak Putu Eka Sutrisnawathy berupa 1 unit sepeda motor Honda Scoopy, yang diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pusat Operasional Denpasar, Bp. Putu Arsana, beserta Kabag dan Staff Marketing PT. BPR PADMA.

selengkapnya...

Thu, 22 Dec 2016 @13:01

1 2 3 4 5 6 7 »

Kategori
Suku Bunga Bank Padma

Suku Bunga Deposito

1 Bulan 6,0 %
3 Bulan 7,0 %
6 Bulan 7,0 %
12 Bulan 7,0 %
Komentar Terbaru
BPR PADMA ON YOUTUBE
Copyright © 2018 Bank Padma · All Rights Reserved
powered by sitekno